Bidding secara optimal dapat disederhanakan dengan menggunakan Smart Bidding Google Ads yang didukung AI. Smart Bidding akan menetapkan bid secara tepat pada waktu lelang untuk memaksimalkan konversi atau nilai konversi sekaligus memenuhi target ROI atau anggaran yang diinginkan.
Smart Bidding menggunakan berbagai sinyal seperti sistem operasi, browser web, setelan bahasa, dan waktu pengguna untuk mengoptimalkan perbedaan performa pada waktu lelang. Sistem AI mempelajari data dari seluruh akun Anda, yang membantu Smart Bidding memprediksi perilaku pengguna secara akurat untuk menetapkan bid yang optimal.
Smart Bidding dirancang untuk berfungsi secara native dengan pencocokan luas dengan memastikan bid ditetapkan dengan tepat berdasarkan relevansi kueri. Pencocokan luas berfungsi efektif dengan Smart Bidding karena meningkatkan rentang lelang yang tersedia untuk sistem bidding. Dengan memberikan lebih banyak traffic ke Smart Bidding, Anda dapat menaikkan pembelanjaan sekaligus mencapai target performa.
Dengan Smart Bidding, Anda tetap memegang kendali atas berbagai aspek kampanye Anda dan dapat mengoptimalkannya. Misalnya, Anda dapat menyesuaikan target dan anggaran, melacak perubahan dalam pengukuran dan konversi, serta melakukan penyesuaian untuk perubahan jangka pendek seperti tren musiman. Smart Bidding akan menggunakan sinyal AI untuk memahami pengguna ini dan secara otomatis mengajukan bid yang lebih tinggi untuk orang yang cenderung membeli dari bisnis Anda. Pelajari lebih lanjut cara Menetapkan Bid Penelusuran yang Lebih Pintar.
Anda juga dapat menggunakan pemodelan atribusi berbasis data (DDA) Google Ads untuk memahami kontribusi setiap kata kunci di seluruh jalur konversi. DDA terintegrasi sepenuhnya dengan Smart Bidding di Google Ads. Jika Anda menggunakan Smart Bidding untuk mendorong lebih banyak konversi atau nilai konversi, bid Anda akan menggunakan data ini untuk membantu memenuhi sasaran Anda.