Smart Bidding menggunakan AI Google untuk menghasilkan bid yang lebih baik dan lebih tepat, sekaligus menghemat waktu Anda. Dalam panduan ini, kami akan membahas alasan Anda harus menggunakan strategi Smart Bidding dan cara meningkatkan hasil di kampanye Penelusuran.
Menyiapkan akun untuk meraih kesuksesan
Buat kampanye dengan satu tujuan, dan gunakan data konversi yang akurat. Kemudian, gabungkan Smart Bidding dengan kata kunci pencocokan luas dan iklan penelusuran responsif untuk menemukan kueri tambahan.
Memilih strategi bidding yang tepat
Pilih strategi bidding berdasarkan sasaran bisnis utama Anda. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari bidding yang didukung teknologi AI, Anda dapat menggunakan Maksimalkan konversi dengan target CPA opsional atau Maksimalkan nilai konversi dengan target ROAS opsional.
1STOPlighting adalah toko lampu retail yang menawarkan perlengkapan lampu dalam dan luar ruangan, payung teras, furnitur, dan lainnya. Mereka ingin meningkatkan pendapatan sambil mempertahankan laba dari berbagai merek dan kategori produk.
Setelah menguji bidding Target ROAS untuk mengoptimalkan sasaran laba, perusahaan ini memperoleh lonjakan performa yang signifikan. 1STOPlighting mengalihkan semua kampanye Shopping mereka untuk mengajukan bid berdasarkan target ROAS dan berhasil meningkatkan laba sebesar 214%.
Menguji strategi bidding
Gunakan eksperimen Google Ads untuk menguji satu variabel satu per satu pada kampanye jangka panjang bervolume besar. Misalnya, Anda dapat menguji Maksimalkan nilai konversi dengan target ROAS opsional terhadap strategi bidding yang ada.
Rata-rata, pengiklan yang mengalihkan strategi bidding mereka dari target CPA ke target ROAS dapat memperoleh peningkatan nilai konversi sebesar 14% dengan laba atas belanja iklan yang serupa.2
Mengevaluasi performa
Laporan strategi bidding menampilkan performa kampanye Anda dibandingkan dengan sasaran performa yang Anda tetapkan. Rekomendasi juga dapat membantu memberi Anda ide terkait cara meningkatkan performa di berbagai kampanye.